LUWUK – Satu unit kapal motor KM. Tokitoki 01 dilaporkan terbakar hebat di kawasan perairan Teluk Lalong, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Rabu pagi, 20 Mei 2026.
Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari aparat Polres Banggai bersama tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Basarnas, serta Satpolairud yang langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan api.
Kapolres Banggai melalui Kasi Humas, AKP Saiman, mengonfirmasi bahwa insiden kebakaran kapal tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WITA.
Petugas gabungan dari berbagai instansi bersama masyarakat sekitar di sekitar dermaga langsung berupaya melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke armada kapal lainnya.
"Kebakaran dapat kita padamkan setengah jam kemudian. Setelah 3 unit mobil dari Dinas Kebakaran dan petugas gabungan bahu membahu di lokasi kejadian," kata AKP Saiman dalam keterangan resminya.
Berdasarkan data awal yang dihimpun pihak kepolisian di lapangan, insiden bermula saat tiga orang anak buah kapal (ABK) sedang melakukan aktivitas pembersihan lambung kapal.
Selain membersihkan kapal, ketiganya juga tengah melakukan berbagai persiapan teknis sebelum kapal direncanakan bertolak melakukan pelayaran menuju ke Kecamatan Pagimana.
"Tiba-tiba terjadi ledakan di bagian depan kapal sehingga menimbulkan percikan api dan membuat ketiga ABK kapal langsung melompat ke laut," ungkap Kasi Humas.
Ledakan di bagian haluan tersebut memicu kobaran api yang menjalar dengan sangat cepat ke seluruh material dek kapal yang mudah terbakar.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini, namun ketiga ABK dilaporkan mengalami luka bakar serius akibat sambaran api sebelum sempat menyelamatkan diri.
Ketiga korban yang terluka langsung dievakuasi oleh warga dan petugas dari laut untuk dilarikan ke Puskesmas Kampung Baru guna mendapatkan pertolongan medis pertama.
“Ketiganya yaitu Basrudin (63) warga Bulukumba, Afdan (20) warga Pulau Tembang, Pagimana, dan Fais (18) warga Desa Jayabakti, Pagimana. Kemungkinan akan dirujuk ke RSUD Luwuk,” terang AKP Saiman.
Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materil akibat hangusnya kapal motor tersebut belum dapat ditaksir oleh pemilik maupun petugas.
Aparat Satreskrim Polres Banggai bersama unit identifikasi masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti di balik ledakan kapal tersebut.