LUWUK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai menggelar Seminar Pendahuluan (Inception Meeting) Jasa Konsultansi Perencanaan Pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, bertempat di Hotel Santika Luwuk, (14/11). Kegiatan ini merupakan langkah awal sebelum penyusunan desain rinci pengembangan fasilitas rumah sakit daerah.
Dalam pemaparannya, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Banggai, Jati Arsana, menegaskan bahwa seminar pendahuluan menjadi ruang klarifikasi awal untuk menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, pihak RSUD Luwuk, serta konsultan perencana.
Pertemuan pendahuluan ini digelar untuk menyamakan persepsi, ruang lingkup pekerjaan, serta kebutuhan pengembangan fasilitas layanan kesehatan di RSUD Luwuk.
Dalam sambutannya, pihak Dinas PUPR Banggai menegaskan bahwa pengembangan RSUD Luwuk menjadi prioritas penting pemerintah daerah guna menjawab meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.
“RSUD Luwuk harus dikembangkan dengan perencanaan matang yang mengutamakan fungsi layanan, keselamatan pasien, tata ruang yang efektif, serta kesiapan infrastruktur medis. Perencanaan awal ini menjadi dasar yang sangat menentukan kualitas desain selanjutnya,” ujarnya.
Tim konsultan memaparkan metodologi perencanaan, tahapan pengumpulan data, analisis kebutuhan ruang, hingga rencana pengembangan fasilitas penunjang rumah sakit. Penjelasan awal mencakup penyesuaian kapasitas ruang rawat inap, IGD, ruang tindakan, fasilitas penunjang medis, serta potensi pengembangan gedung baru sesuai standar rumah sakit modern.
Selain itu, seminar juga membahas kondisi eksisting RSUD Luwuk, tantangan kapasitas pelayanan, aksesibilitas, zonasi ruang bersih dan kotor, hingga kebutuhan peningkatan sistem MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) untuk mendukung operasional layanan kesehatan.
Para peserta seminar aktif memberikan masukan mengenai prioritas ruang, kebutuhan pelayanan spesialis, integrasi tata ruang medis, serta kebutuhan pengembangan jangka panjang rumah sakit daerah.
Hasil diskusi dan masukan teknis tersebut akan menjadi landasan bagi konsultan dalam menyusun konsep perencanaan awal sebelum masuk pada tahapan desain rinci.
Dinas PUPR Banggai menargetkan dokumen perencanaan dapat diselesaikan tepat waktu agar proses pengembangan RSUD Luwuk bisa segera direalisasikan sesuai rencana kerja pemerintah daerah.