LUWUK - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai mencatatkan capaian strategis dalam pembangunan infrastruktur dasar sepanjang tahun anggaran 2025. Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai, I Dewa Supatriagama, menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi pimpinan daerah dalam membangun infrastruktur yang andal, merata, dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya di ruang pertemuan kantor PUPR Banggai pada Rabu, 7 Januari 2026, Dewa mengungkapkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan infrastruktur dasar. "Pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2025 telah dilaksanakan secara konsisten dan terarah untuk mendukung visi Bupati Banggai, yaitu 'Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah'," ujar Dewa yang didampingi oleh jajaran kepala bidang teknis.
Berdasarkan laporan kinerja akhir tahun, Dinas PUPR Banggai mengelola anggaran sebesar Rp495,06 miliar pada tahun 2025. Hingga posisi 31 Desember 2025, realisasi anggaran tercatat mencapai Rp441,9 miliar atau sekitar 89,26 persen. Dari total 849 paket pekerjaan yang direncanakan, sebanyak 730 paket atau 85,98 persen telah berhasil diserahterimakan (PHO) kepada pemerintah daerah.
Dewa menjelaskan bahwa dari sisa paket yang ada, sebanyak 115 paket pekerjaan atau 13,55 persen diberikan kesempatan untuk penyelesaian sesuai dengan ketentuan kontrak. Sementara itu, terdapat 4 paket pekerjaan yang tidak dilaksanakan karena kendala teknis tertentu. Langkah pemberian kesempatan penyelesaian ini diambil guna memastikan azas manfaat proyek tetap dirasakan masyarakat tanpa mengabaikan aspek akuntabilitas keuangan daerah.
Sebagai instansi teknis, Dinas PUPR Banggai memikul tugas berat dalam mengawal enam urusan pemerintahan, mulai dari penyelenggaraan jalan dan jembatan, penataan bangunan permukiman, hingga pengelolaan sumber daya air. Capaian ini juga menjadi motor penggerak bagi program inovatif "Gerbang Kedelapan," yakni Gerakan Banggai untuk Pemenuhan Sarana dan Prasarana Dasar (Perumahan, Air Bersih, Sanitasi Layak), serta infrastruktur pelayanan publik yang dikenal dengan slogan Gerbang Layak, Bersih, dan Lancar.
Pencapaian sepanjang 2025 ini juga mencakup bidang-bidang krusial lainnya seperti penyediaan air minum, pengelolaan limbah, dan persampahan. Dewa menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkeadilan menjadi prioritas untuk menyentuh seluruh lapisan wilayah di Banggai. "Ini merupakan komitmen Bapak Bupati untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui pembangunan yang berkeadilan dan berdampak nyata," tegasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas PUPR Dedi Lakita, Kabid Bina Marga Fikri Dari, Kabid BPBIP I Putu Jati Arsana, Kabid Pengairan Takdir Said, dan Kabid AMAL Christofel Satolom. Sinergi antarbidang ini diharapkan terus berlanjut pada tahun anggaran 2026 guna memastikan kemantapan infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana pengairan tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat Banggai.