LUWUK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai mencatatkan capaian signifikan dalam pembangunan infrastruktur sepanjang Tahun Anggaran 2025. Melalui Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP), puluhan bangunan gedung dan puluhan kilometer jalan lingkungan berhasil dituntaskan.

Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengelola 41 paket pekerjaan bangunan gedung dengan total nilai kontrak mencapai Rp73,17 miliar.

"Dari total tersebut, 21 paket pekerjaan telah diserahterimakan (PHO). Ini mencakup pembangunan 10 gedung baru, pemeliharaan 3 bangunan, serta rehabilitasi 8 bangunan gedung negara," ujar Dewa dalam konferensi pers Capaian Kinerja Tahun 2025, Rabu (7/1/2026).

Fokus pada Jalan Lingkungan dan Fasilitas Publik

Selain fokus pada gedung perkantoran, Dinas PUPR juga memprioritaskan aksesibilitas masyarakat melalui penataan jalan lingkungan. Dari target 115 paket pekerjaan dengan panjang 28.598 meter, sebanyak 105 paket telah rampung dikerjakan.

 "Hingga akhir tahun, capaian fisik jalan lingkungan mencapai 26.227,39 meter. Sisa paket lainnya saat ini masih dalam tahap penyelesaian akhir sesuai mekanisme kontrak yang berlaku," tambahnya.

Tak hanya itu, penataan halaman dan lingkungan fasilitas publik juga menjadi perhatian. Bidang PBIP berhasil merealisasikan 9 dari 14 paket pekerjaan yang ditargetkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Indikator Kinerja Meningkat

Keberhasilan realisasi proyek ini berdampak langsung pada kenaikan indikator kinerja daerah. Pada tahun 2025, persentase bangunan negara yang berfungsi dengan baik di Kabupaten Banggai meningkat menjadi 70 persen.

Dinas PUPR menilai hasil positif ini merupakan buah dari konsistensi dalam perencanaan teknis serta pengawasan ketat di lapangan.

"Ke depan, kami tetap berkomitmen mendorong pembangunan kawasan permukiman yang layak, aman, dan berkelanjutan. Target utamanya adalah peningkatan pelayanan publik dan kualitas hidup seluruh masyarakat Kabupaten Banggai," tutup Dewa.