LUWUK – Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Halaman Kantor Bupati Banggai, Senin (27/4/2026). Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal guna mewujudkan visi Asta Cita.

Membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Wabup Furqanuddin menyoroti delapan klaster program prioritas nasional yang harus diharmonisasikan oleh pemerintah daerah, mulai dari kedaulatan pangan hingga penurunan kemiskinan. Ia juga memaparkan target besar pemerintah seperti pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) serta pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDKPM).

“Reformasi birokrasi berbasis outcome yang diperkuat dengan digitalisasi terintegrasi dan inovasi daerah perlu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang benar, efektif, dan responsif,” ujar Furqanuddin. Ia pun mensyukuri bahwa Kabupaten Banggai telah memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai bagian dari 305 MPP yang telah beroperasi di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan ada tiga hal prioritas untuk meningkatkan kapasitas daerah: penguatan SDM aparatur melalui sertifikasi dan beasiswa, optimalisasi pendapatan daerah (PAD), serta reformasi birokrasi yang transparan.

“Penguatan kapasitas daerah menjadi hal yang harus dikedepankan dalam mengelola sumber daya, mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel, serta meningkatkan sinergi guna menghadirkan pemerintahan yang adaptif,” pungkasnya. Peringatan tahun ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi Pemkab Banggai untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.