LUWUK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai mulai mematangkan rencana pembangunan Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PERKIMTAN). Proses ini ditandai dengan pelaksanaan Seminar Laporan Antara Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan di Hotel Santika Luwuk, Senin (24/11/2025).

Seminar yang dibuka oleh Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) PUPR Banggai, Ir. I Putu Jati Arsana, ST., MT., ini merupakan tahapan krusial sebelum dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) diselesaikan.

Jati Arsana menegaskan bahwa pembangunan kantor PERKIMTAN merupakan kebutuhan mendesak untuk menopang meningkatnya cakupan tugas dan dinamika pelayanan publik di sektor perumahan dan pertanahan.

“Perencanaan kantor ini harus disusun secara terukur, aman, dan fungsional. Kita ingin gedung PERKIMTAN menjadi ruang kerja yang efektif, nyaman, dan mampu mendukung pelayanan masyarakat yang terus berkembang,” jelasnya.

Perencanaan gedung ini disusun oleh CV Fasade Nusantara. Dalam paparannya, konsultan mempresentasikan desain awal struktur yang komprehensif, mencakup:

  • Rekomendasi hasil investigasi tanah.

  • Perhitungan awal beban dan sistem struktur bangunan.

  • Analisis gempa yang secara ketat mengacu pada SNI 1726-2019 (Standar Nasional Indonesia untuk tata cara perencanaan ketahanan gempa).

  • Sistem MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing), termasuk listrik, sanitasi, tata udara, fire safety, dan jaringan komunikasi.

Selain aspek teknis bangunan, konsultan juga menyajikan analisis nilai biaya awal, termasuk estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan konsep desain.

Seminar ini dihadiri perwakilan Dinas PERKIMTAN, perangkat daerah terkait, dan tim teknis Dinas PUPR. Seluruh masukan, yang meliputi kebutuhan ruang prioritas hingga efektivitas sirkulasi gedung, akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan desain. Dinas PUPR menargetkan dokumen perencanaan selesai tepat waktu agar pembangunan fisik kantor PERKIMTAN dapat segera dieksekusi sesuai rencana kerja Pemda.