Banggainesia Membership Banggainesia.com+

Gandeng TNI-Polri, Lapas Luwuk Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine Massal

Razia gabungan di blok hunian dan tes urine massal digelar untuk mewujudkan prinsip Zero Halinar serta memastikan lingkungan pemasyarakatan bebas dari narkoba.

Andi Baso Heri
Andi Baso Heri - Banggainesia.com
Sabtu, 19 September 2026 | 09:28:29 WITA
Gandeng TNI-Polri, Lapas Luwuk Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine Massal

Kepala Lapas Muhammad Bahrun (paling depan, menggunakan masker putih dan seragam dinas harian), memimpin jalannya razia gabungan bersama aparat TNI dan Polri saat memasuki blok hunian warga binaan

LUWUK - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, makin memperketat pengawasan di dalam lingkungan penjara. Bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri, pihak Lapas menggelar razia mendadak di blok hunian warga binaan serta melangsungkan tes urine massal pada Jumat (18/9/2026).

Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus menindaklanjuti instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk membersihkan lingkungan penjara dari penggunaan obat-obatan terlarang, narkoba, telepon seluler, maupun senjata tajam. Dalam penggeledahan yang menyisir seluruh kamar dan sudut ruangan, petugas gabungan menyita sejumlah benda terlarang, seperti sendok besi, paku, pisau rakitan, colokan listrik rakitan, hingga kawat besi.

Tidak hanya itu, Lapas Luwuk juga memusnahkan 20 unit telepon seluler hasil sitaan selama periode Juli hingga Agustus 2026.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa razia gabungan ini merupakan wujud nyata komitmen instansinya dalam mengikis keberadaan handphone, pungutan liar, dan narkoba.

"Razia gabungan ini merupakan langkah nyata kami dalam mewujudkan prinsip Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap keberadaan barang-barang berbahaya maupun barang terlarang di dalam blok hunian. Sinergi bersama TNI dan Polri akan terus kita tingkatkan secara berkala untuk menjaga Lapas Luwuk tetap kondusif," tegas Bahrun.

Lebih lanjut, Bahrun memastikan bahwa penegakan aturan merupakan bagian dari pembinaan agar setiap warga binaan memahami seluruh pelanggaran memiliki konsekuensi. Warga binaan yang terbukti melakukan pelanggaran dipastikan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan Pemasyarakatan.

Hasil Tes Urine Negatif

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tes urine mendadak pada pagi hari yang melibatkan Satuan Reserse Narkoba Polresta Banggai. Pemeriksaan menyasar 65 pegawai Lapas dan 95 warga binaan. Dari seluruh sampel yang diperiksa, tidak ditemukan indikasi penggunaan zat adiktif maupun narkotika.

Kasat Narkoba Polresta Banggai AKP Hasanuddin Hamid mengapresiasi keterbukaan dan langkah cepat Lapas Luwuk.

"Kami mengapresiasi langkah cepat dan terbuka dari Lapas Luwuk. Hasil tes urine terhadap pegawai maupun Warga Binaan yang semuanya negatif menunjukkan komitmen kuat bersama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Polresta Banggai siap terus mendukung dan berkolaborasi dalam menjaga lingkungan Lapas yang bersih dari peredaran gelap narkotika," ujar AKP Hasanuddin.

Sinergi berkelanjutan antara Lapas Luwuk, TNI, dan Polri ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Regional
Lihat Metro Selengkapnya