LUWUK — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, Dewa Supatriagama, dikenal sebagai sosok tegas dalam setiap Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak (Pre-Construction Meeting/PCM)untuk proyek-proyek PUPR. Ketegasan itu ternyata juga terbawa saat turun langsung ke lapangan, menegaskan komitmennya terhadap mutu dan kualitas pekerjaan.


Hal ini terlihat saat ia meninjau proyek peningkatan jalan di Kompleks BTN Kilo Lima, Kecamatan Luwuk Selatan, pada Selasa, 30 September 2025. Setelah lebih dari sebulan dilakukan penimbunan dan pemadatan base A, proyek kini memasuki tahapan akhir, yakni pengaspalan.


Dengan dukungan penuh dari penyedia jasa, baik dari segi material, tenaga kerja, maupun peralatan, pengaspalan diperkirakan hanya berlangsung satu hingga dua hari. Peralatan berat dan personel terlihat lengkap, menunjukkan kesiapan yang matang.


Proyek ini sendiri merupakan hasil tender dengan metode pascakualifikasi satu file, sistem gugur, dan penawaran harga terendah. Meski menggunakan sistem kompetitif, Dewa menegaskan bahwa kualitas tidak boleh dikompromikan.


Sekitar pukul 14.00 Wita, Dewa tiba di lokasi didampingi Kabid Bina Marga, Fikri Dari, serta PPK Bina Marga, Munfarid Arifat. Mereka langsung meninjau jalannya pekerjaan, memeriksa satu per satu tahapan. Material aspal dan lapisan pondasi atas menjadi perhatian utama, karena sering menjadi sorotan dalam audit BPK dua tahun terakhir.


Dalam sela peninjauan, Dewa mengumpulkan para pelaksana dan pengawas lapangan. Dalam briefing singkat, ia menekankan hal-hal penting yang perlu diperbaiki berdasarkan evaluasi proyek tahun sebelumnya. 


"Ketebalan dan kepadatan aspal, serta kualitas lapisan pondasi, harus menjadi perhatian utama.Saya berharap yang sudah bagus di tahun kemarin dipertahankan dan ditingkatkan. Jangan lagi ada masalah,” tegas Dewa Supatriagama.


Proyek peningkatan jalan BTN Kilo Lima ini diharapkan selesai sesuai target, sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemkab Banggai dalam memastikan setiap proyek PUPR berjalan optimal, tepat mutu, dan tepat waktu.