LUWUK – Sebuah akun Facebook palsu yang mencatut nama Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka dilaporkan telah menghubungi sejumlah pihak, termasuk pejabat daerah, melalui pesan pribadi (inbox). Akun tersebut menggunakan modus donasi pembangunan masjid di kawasan perkantoran Bupati, Kelurahan Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan.

Pelaku berpura-pura sebagai Bupati dan menanyakan nomor rekening tujuan donasi, disertai pencantuman nomor handphone sebagai kontak pengalangan. Aksi ini diduga sebagai bentuk penipuan yang menyasar tokoh-tokoh masyarakat dan pejabat lokal.

Menanggapi hal ini, sebuah akun Facebook bernama Amirudin Tamoreka, yang telah memiliki centang biru (verifikasi), mengunggah klarifikasi terkait akun dengan nama yang sama namun tidak memiliki tanda centang (verivikasi).

“Sekadar informasi untuk teman-teman pengguna media sosial, akun beratasnamakan Amirudin Tamoreka bukan akun asli saya. Akun saya hanya satu, beratasnamakan Amirudin Tamorek (terverifikasi centang biru-red). Ini dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mohon untuk berhati-hati dengan akun palsu yang mengatasnamakan saya. Terima kasih,” tulis akun tersebut.

Klarfikasi melalui akun Amirudin Tamoreka dengan tanda centang terverivikasi

Belum Ada Pernyataan Resmi dari Pemkab Banggai

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Banggai belum mengeluarkan pernyataan atau klarifikasi resmi terkait beredarnya akun palsu tersebut.

Walau demikian, media ini belum mendapat konfirmasi atau klarifikasi langsung apakah akun yang mengunggah pernyataan tersebut benar merupakan akun official pribadi milik Bupati Amirudin Tamoreka.

Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati terhadap pesan pribadi yang mencurigakan, terlebih jika mengatasnamakan pejabat dan memuat permintaan uang atau donasi.