LUWUK – Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai menjadi salah satu posisi dengan jumlah pelamar paling ramping dalam seleksi terbuka JPT Pratama 2026.
Berdasarkan pengumuman hasil seleksi administrasi pada Senin, 13 April 2026, hanya empat kandidat yang dinyatakan memenuhi syarat untuk memperebutkan kursi pimpinan instansi pembina desa tersebut.
Dalam dokumen nomor 04/PANSELTER.JPTP/BGI/2026, empat nama yang akan bersaing adalah Dariyanto Sangkota, Fendy Stevend, Hasan Baswan M. DG. Masikki, dan Syafrullah Mambuhu.
Jumlah ini berbanding terbalik dengan posisi Sekretaris DPRD yang dibanjiri hingga 12 peminat, atau Dinas Perikanan dengan 9 pelamar.
Minimnya jumlah peminat di DPMD menempatkan keempat kandidat dalam persaingan yang sangat ketat. Sosok yang terpilih nantinya akan dihadapkan pada tantangan besar, terutama terkait tata kelola Dana Desa yang kian besar serta pengawasan administrasi di ratusan desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Banggai.
Kedisiplinan perangkat desa dan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diprediksi akan menjadi materi utama dalam uji kompetensi mendatang.
Ketua Pansel, Ir. Moh. Ramli Tongko, menyatakan bahwa seluruh peserta yang lolos rekam jejak wajib mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural. Uji kompetensi ini dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 18 April 2026 bertempat di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai.
Meski pendaftarnya tergolong sedikit dibandingkan OPD lain, Pansel memastikan proses penyaringan tetap dilakukan secara ketat untuk mendapatkan figur yang mampu mempercepat kemandirian desa.
Jika para kandidat gagal melampaui ambang batas nilai kompetensi, posisi ini berisiko mengalami kekosongan jabatan atau penundaan sebagaimana yang dialami oleh Dinas Kesehatan dalam seleksi kali ini.