LUWUK,  – Persaingan mengisi jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai menjadi salah satu yang paling sengit dalam seleksi terbuka JPT Pratama 2026.

Panitia Seleksi mengumumkan delapan nama birokrat dinyatakan lulus seleksi administrasi dan siap memperebutkan kursi pimpinan di instansi penjaga ekosistem tersebut, Senin, 13 April 2026.

Berdasarkan dokumen pengumuman nomor 04/PANSELTER.JPTP/BGI/2026, delapan nama yang akan bertarung adalah Andi Aisyah Ali, Andi Nur Asiah, Andi Rustam DJ. H. Pettasiri, Kartika Handayani, Robby Frengki Nuraga, Sri Wahyuningsih, Sunarto Lasitata, dan Yunus Papea.

Banyaknya kandidat yang lolos di DLH menunjukkan tingginya minat birokrat untuk menangani isu lingkungan di Banggai.

Sosok terpilih nantinya akan dihadapkan pada dua persoalan krusial yang tengah menjadi sorotan publik: tata kelola sampah perkotaan yang kian kompleks serta pengawasan dampak lingkungan akibat masifnya aktivitas pertambangan dan perkebunan sawit di wilayah tersebut.

"Para peserta yang dinyatakan memenuhi syarat berhak mengikuti tahapan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural," ujar Ketua Pansel, Ir. Moh. Ramli Tongko, dalam keterangannya.

Tahapan uji kompetensi dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 18 April 2026 di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai.

Pansel akan menyaring para kandidat berdasarkan kemampuan mereka dalam merumuskan kebijakan strategis, terutama terkait mitigasi pencemaran dan pelestarian ruang terbuka hijau.

Setelah uji kompetensi selesai, Pansel akan menetapkan tiga besar untuk diserahkan kepada Bupati Banggai selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Publik kini menanti apakah pimpinan baru DLH mampu membawa terobosan untuk mewujudkan Banggai yang lebih asri dan tegas terhadap pelanggaran lingkungan.