LUWUK – Bupati Banggai, Ir. Amirudin Tamoreka, resmi membuka tes kompetensi manajerial dan sosial kultural dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.B di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai, Rabu, 15 April 2026.
Dalam pembukaan tersebut, Amirudin mengungkapkan dari total 14 posisi kepala dinas yang awalnya direncanakan untuk dilelang, satu instansi terpaksa batal diikutsertakan. Instansi tersebut adalah Dinas Kesehatan.
"Satu dinas, yaitu Dinas Kesehatan, tidak dibuka untuk seleksi karena seluruh pendaftarnya tidak memenuhi kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan," ujar Amirudin saat memberikan sambutan.
Meski demikian, proses seleksi untuk 13 dinas lainnya tetap berjalan dengan diikuti oleh 66 orang peserta yang dinyatakan lolos tahapan administrasi. Seleksi ini bertujuan untuk menjaring pejabat yang memiliki kapasitas kepemimpinan kuat dan kepekaan sosial tinggi.
Amirudin menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi berpedoman pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN serta PermenPAN RB Nomor 15 Tahun 2019. Aturan ini mewajibkan pengisian jabatan dilakukan secara terbuka dan kompetitif.
"Kita ingin memastikan bahwa calon pejabat tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kapasitas manajerial yang efektif serta mampu merespons dinamika masyarakat," tambahnya.
Proses asesmen ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, selaku Ketua Panitia Pelaksana. Tim penguji melibatkan 8 orang asesor profesional dari UPT Penilaian Kompetensi Provinsi Sulawesi Tengah.
Melalui seleksi ketat ini, Bupati Amirudin berharap lahir pemimpin birokrasi yang memiliki visi jelas dan berorientasi pada kemajuan daerah. Ia menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, dan keberanian dalam mengambil keputusan bagi para calon pejabat.
"Selamat kepada seluruh peserta. Semoga proses ini dijalankan dengan sungguh-sungguh dan setiap peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya," pungkasnya.