AMPANA - Puluhan rumah warga dan satu masjid di Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, terendam banjir rob pada Sabtu (6/12/2025) sore. Kenaikan air laut secara mendadak (pasang ekstrem) menyebabkan kawasan permukiman di Kelurahan Bailo Baru dan Kelurahan Malotong tergenang, meskipun tidak ada laporan korban jiwa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tojo Una-Una melaporkan banjir rob mulai terjadi sekitar pukul 16.30 Wita setelah permukaan air laut naik signifikan. Air kemudian dengan cepat merendam wilayah permukiman di RT 05 Kelurahan Bailo Baru dan merembet ke Kelurahan Malotong. Meski genangan berlangsung cepat, air tidak sampai memaksa warga mengungsi.
BPBD mencatat setidaknya 27 rumah dan satu masjid di Kelurahan Bailo Baru terdampak, termasuk genangan di jalan rabat. Sementara itu, lima rumah di Kelurahan Malotong juga ikut terendam. Seluruh warga dinyatakan aman dan memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan penilaian cepat (asesmen) di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten untuk merumuskan penanganan lanjutan.
“Asesmen sudah dilakukan dan kebutuhan mendesak sedang dipetakan, termasuk penguatan struktur pesisir,” ujar Akris, Minggu (7/12/2025), seperti dikutip Beritasatu.com.
BPBD mengidentifikasi kebutuhan utama di wilayah terdampak guna mencegah banjir rob berulang di masa depan. Kebutuhan tersebut mencakup pemasangan kubus beton di kawasan Bailo Baru dan pembangunan tanggul di Kelurahan Malotong. Langkah mitigasi jangka panjang dinilai penting mengingat kawasan pesisir Ampana termasuk wilayah dengan risiko tinggi terhadap kenaikan permukaan air laut.
Hingga Sabtu malam, air dilaporkan telah surut dan kondisi permukiman berangsur normal. Pemerintah daerah didorong untuk mempercepat penguatan infrastruktur pesisir demi meminimalkan dampak gelombang pasang di kemudian hari, terutama saat cuaca ekstrem sering melanda kawasan timur Indonesia.