BALANTAK – Akses transportasi yang menghubungkan Kecamatan Mantoh dengan wilayah Balantak Bersaudara sempat terhenti total akibat material tanah longsor yang menutup badan jalan di Desa Tombos, Kecamatan Balantak Selatan, Senin (13/4/2026).
Peristiwa longsor tersebut sebenarnya telah terjadi sejak Sabtu (11/4), namun puncaknya pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 Wita, material tanah menutupi seluruh badan jalan sepanjang 15 meter. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Merespons hal tersebut, Kapolsek Balantak AKP Teddy Polii bersama jajaran personel dan masyarakat setempat turun langsung ke lokasi untuk melakukan pembersihan material secara mandiri.
“Proses pembersihan dilakukan secara manual menggunakan sekop. Kami bersama warga berjibaku menyingkirkan tanah, lumpur, bebatuan, hingga pohon yang tumbang,” ungkap AKP Teddy Polii di lokasi kejadian.
Setelah beberapa jam melakukan pembersihan manual, sebagian besar material yang menumpuk berhasil dipindahkan. Meski belum sepenuhnya bersih dari sisa lumpur, jalur tersebut kini sudah mulai dapat dilalui oleh kendaraan.
“Meski proses pembersihan belum sepenuhnya tuntas, saat ini jalan sudah bisa dilalui kembali oleh mobil roda empat dan motor,” tambahnya.
Pihak Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengendara yang melintas untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, potensi terjadinya longsor susulan di wilayah Desa Tombos masih cukup tinggi.