KINTOM - Seorang Ibu Rumah Tangga inisal DD (41) di Kintom melapor ke Polisi karena dituduh sebagai tukang santet atau dalam bahasa lokal sebagai tukang doti. Korban dituding juga sebagai kuyang atau ‘Pongko’ oleh NK (41).
Menurut Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar, SH bahwa NK menceritakan kepada saksi SA bahwa anaknya sakit karena ulah pelapor DD yang adalah “Pongko” dan Ilmu Hitam.
“Pelapor yang mendengar isu tersebut menjadi marah atas tuduhan ini, sehingga kami menggelar pertemuan,” ujarnya.
Tidak memperpanjang masalah tersebut, Kamis (30/10/2025) pagi, mediasi dilakukan di Mapolsek Kintom dengan menghadirkan pihak yang diduga telah menuduh dan menyebarkan isu terkait kejadian serta pelapor dan masing-masing keluarga.
Zulfikar menambahkan, setelah dipertemukan dan mediasi akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dan damai.
“Kedua pihak sudah berdamai, terlapor sudah minta maaf,” katanya.
Kapolsek berterima kasih kepada semua pihak yang merespon cepat terkait isu ini sehingga tidak terjadi perselisihan yang berujung kekerasan.
“Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan cerita tidak benar yang nantinya berujung pada pertikaian,” pesannya.