BANGGAI – Satu unit tempat tinggal milik Suparno (43), warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, habis dilalap api pada Senin (20/7/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kepala Kepolisian Sektor Bunta, IPTU Andi Wijanarko, S.IP., membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi mata Hariyanti (50), api pertama kali terlihat berkobar di bagian atap rumah saat ia melintas di lokasi, sehingga ia segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
"Warga sekitar langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api semakin membesar didukung angin kencang, sementara sumber air cukup jauh, sehingga bangunan tak tertolong," ujar Andi.
Saat kejadian berlangsung, seluruh penghuni rumah sedang berada di luar kediaman. Berdasarkan keterangan istri korban, Wuryati (32), ia telah meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 Wita bersama anaknya yang berusia 3 tahun untuk menghadiri acara tetangga. Sementara itu, Suparno sedang berada di tempat kerja, dan dua anak lainnya sedang bersekolah.
Akibat kejadian ini, bangunan berukuran 8x6 meter yang berdinding kayu papan itu ludes terbakar sepenuhnya. Seluruh barang milik keluarga, meliputi pakaian, perabotan, dokumen kependudukan, ijazah, sepeda listrik, peralatan elektronik, mesin rumput, seragam hingga buku sekolah anak-anaknya tidak ada yang dapat diselamatkan.
“Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, kerugian material sekitar Rp100 juta. Saat ini korban tinggal sementara di rumah mertua yang berjarak 50 meter dari TKP,” tukas Andi.