Olah TKP Kebakaran Truk di Luwuk, Polisi Dalami Dugaan Anak Main Korek Api
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran satu unit truk di Luwuk Selatan. Dugaan keterlibatan anak yang bermain korek api di sekitar TKP tengah didalami.
Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Banggai melakukan olah TKP di lokasi terbakarnya truk Hino milik CV Cokro di belakang Total Mart, Luwuk, Senin (14/9).
LUWUK – Satuan Reserse Kriminal Polresta Banggai menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus terbakarnya satu unit truk Hino nomor polisi DN 8731 CR. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pantai, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Minggu (13/9/2026) pukul 12.30 WITA.
Truk milik perusahaan CV Cokro tersebut terparkir di area belakang Total Mart saat dilalap si jago merah.
Kasi Humas Polresta Banggai AKP Saiman menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat dengan mengamankan area dan melakukan penyelidikan awal untuk mengetahui sumber api.
"Kami telah mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP terbakarnya mobil tersebut. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," ujar Saiman dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan pengemudi truk, Fandi Benda (27), kendaraan tersebut diparkir sekitar pukul 12.00 WITA. Sebelum ditinggal beristirahat ke mess, bagian depan truk ditutup menggunakan terpal.
Sekitar 30 menit kemudian, Fandi mendapat kabar dari rekannya bahwa armada yang dikemudikannya telah terbakar. Api menyebar dengan cepat dan membakar sebagian besar badan truk.
Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Pemadam Kebakaran bersama personel Polsek Luwuk turun ke lokasi.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 300 juta," kata Saiman.
Dugaan Anak Bermain Api
Selain mengumpulkan sampel barang bukti di lokasi, penyidik juga mendalami indikasi lain yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.
Polisi tengah memeriksa dugaan keterlibatan dua bocah berusia 14 dan 9 tahun yang terlihat berada di sekitar lokasi sebelum insiden terjadi.
"Kami mendalami dugaan dua anak yang sebelum kejadian aktif memainkan korek api kayu di sekitar mobil dan membakar rumput dekat tumpukan ban," tutur Saiman.
Saat ini, sejumlah barang bukti dari olah TKP telah diamankan di Mapolresta Banggai untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.