Luwuk — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai mengambil langkah penanganan sosial terhadap seorang pemulung bernama Tuong yang ditemukan terlunta-lunta di depan SDN Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, SH, menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan identifikasi awal menggunakan teknologi pemindaian biometrik guna memastikan identitas dan asal-usul yang bersangkutan.

“Dilakukan biometrik untuk memastikan asal-usulnya,” kata Hariadi Bola saat dikonfirmasi, Jumat, 4 September 2026.

Hariadi menjelaskan, setelah proses verifikasi data kependudukan rampung dan daerah asalnya terkonfirmasi secara pasti, Dinsos Banggai bakal memfasilitasi pemulangan Tuong secara langsung ke kampung halamannya.

“Dinsos akan memulangkan ke daerah asal dan diantar langsung ke pemerintah dan keluarganya,” terang Hariadi.

Berdasarkan penelusuran informasi sementara yang dihimpun oleh jajaran Dinsos Banggai, pemulung tersebut teridentifikasi berasal dari wilayah Kabupaten Tolitoli.

Langkah proaktif ini menegaskan komitmen Dinsos Kabupaten Banggai dalam memastikan penanganan warga dalam kondisi rentan dan Terlantarkan (PPKS) berjalan tepat sasaran, mulai dari identifikasi, pengawalan, hingga penyerahan kembali kepada jajaran pemerintah daerah serta pihak keluarga penerima.