JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengajak seluruh pegawai di jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mulai beralih menggunakan transportasi umum maupun sepeda sebagai sarana berangkat ke kantor.

Langkah ini diminta dilakukan setidaknya satu kali dalam seminggu sebagai bagian dari transformasi budaya kerja baru dan upaya penghematan energi nasional yang mulai diterapkan pemerintah pada 1 April 2026.

Ajakan tersebut ditekankan Gus Ipul usai memimpin rapat dinas bersama seluruh jajaran Kemensos yang mengikuti secara luring maupun daring di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

"Kita akan ajak seluruh pegawai untuk juga bisa menggunakan transportasi umum, sepeda, maupun juga menggunakan mobil listrik (bagi yang punya) atau motor listrik," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

Gus Ipul menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian lebih lanjut untuk menentukan hari yang paling tepat guna melaksanakan kebijakan ramah lingkungan tersebut.

"Ini nanti akan kita bahas lebih lanjut ya, harinya hari apa. Apa hari Rabu atau hari Kamis. Dengan begitu ini mudah-mudahan menjadi bagian dari penghematan yang bisa dilakukan oleh Kementerian Sosial," jelas Gus Ipul.

Selain mobilitas pegawai, Kemensos juga akan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi seluruh pegawai.

Namun, ia memberikan catatan keras bahwa kebijakan bekerja dari jarak jauh tersebut sama sekali tidak boleh mengganggu kualitas layanan sosial kepada masyarakat luas.

"Untuk yang hari Jumat, kita akan penuh WFH, kecuali Sekolah Rakyat, Poltekessos, command center, sentra, dan balai untuk tetap bisa melayani masyarakat yang memang membutuhkan layanan dari Kementerian Sosial," ungkapnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa unit-unit vital yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik harus tetap beroperasi secara normal tanpa ada pengurangan performa.

"Pada prinsipnya, yang sifatnya layanan itu akan tetap berjalan sebagaimana biasa. Jadi pelayanan yang sifatnya layanan untuk masyarakat itu berjalan seperti biasa," tutup Gus Ipul.

Transformasi pola kerja ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan nasional melalui efisiensi energi di lingkungan birokrasi, sembari tetap menjaga marwah Kemensos sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat rentan.