LUWUK – Dampak hujan lebat disertai petir yang melanda Ibu Kota Kabupaten Banggai memicu bencana skala kecil di wilayah Kelurahan Bungin, Kilo 2, Kecamatan Luwuk.
Insiden tersebut terjadi tak jauh dari area belakang bangunan Apotek Avicena, Jl. Imam Bonjol, Senin siang. Sebuah pondasi pembatas pekarangan sepanjang kurang lebih 20 meter ambrol setelah tak kuat menahan tekanan air dan tanah dari arah perbukitan.
Material bebatuan dan tanah yang meluncur jatuh langsung menghantam rumah warga yang berada di posisi lebih rendah. Akibatnya, konstruksi atap seng pada bagian teras rumah korban ringsek tertimbun material berat hingga hancur total.
"Kondisi teras rusak berat. Atap sengnya hancur tertimpa pondasi dan material tanah, sehingga area tersebut sudah tidak aman ditempati atau digunakan lagi untuk sementara waktu," lapor petugas BPBD di lapangan, Senin (30/3/2026).
Meskipun kerusakan bangunan cukup masif, hingga sore ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka. Penghuni rumah dikabarkan sempat menyelamatkan diri ke area yang lebih aman saat mendengar suara gemuruh ambruknya pondasi tersebut.
Sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan darurat. Petugas fokus menyingkirkan material batu besar yang menekan struktur utama bangunan guna mencegah kerusakan merambat ke bagian inti rumah.
Evakuasi material seng yang hancur juga dilakukan secara manual agar pembersihan lahan bisa berjalan lebih cepat sebelum hujan susulan turun kembali.
Hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur sejak tengah hari memang dilaporkan mengikis tanah di bawah pondasi setinggi beberapa meter tersebut. Hingga saat ini, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak kelurahan dan BPBD Banggai.
Warga di sekitar lokasi kejadian, khususnya yang bermukim di lereng bukit Kilo 2, diminta untuk tetap waspada. Pasalnya, cuaca di langit Luwuk terpantau masih mendung pekat dan struktur tanah di area bekas longsoran dinilai masih labil serta rawan pergeseran susulan.