DALLAS — Mimpi tim nasional Prancis untuk melangkah ke partai puncak Piala Dunia 2026 harus kandas di tangan Spanyol. Dalam laga semifinal yang digelar di Stadion Dallas, Texas, pada Rabu (15/7) dini hari WIB, Les Bleus dipaksa menyerah dengan skor meyakinkan 0-2.
Pemain timnas Prancis, Rayan Cherki, secara jantan mengakui bahwa timnya kalah kelas dan kalah segalanya dari skuad La Furia Roja sepanjang pertandingan tersebut.
Prancis yang sebenarnya tampil meyakinkan sejak fase grup, justru tampil antiklimaks di laga krusial ini. Sepanjang 90 menit jalannya pertandingan, anak asuh Didier Deschamps seolah terkunci dan tidak mampu keluar dari dominasi serta perangkap permainan taktis Spanyol.
Usai laga, Cherki tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Pemain yang kini merumput bersama Manchester City tersebut mengakui keunggulan total sang lawan.
"Saya tidak tahu harus berkata apa. Mereka lebih baik dari kami di setiap aspek permainan, dan menurut saya mereka juga lebih berhasrat untuk menang," ujar Cherki seperti dilansir dari ESPN.
Meski meyakini bahwa secara materi pemain Prancis memiliki kualitas yang lebih baik, Cherki menyayangkan kegagalan timnya untuk mengimbangi daya juang Spanyol. Ia menyebut banyak elemen permainan Les Bleus yang mendadak hilang di lapangan.
Taktik Tidak Berjalan: Rencana permainan yang diusung Didier Deschamps sama sekali tidak berjalan saat bersua Spanyol.
Kelemahan Teknis & Mental: Prancis dinilai kurang maksimal, baik secara teknis, taktis, maupun dalam hal semangat juang di lapangan.
Kehilangan Identitas: "Dalam banyak hal, Prancis kehilangan segalanya hari ini. Sungguh segalanya tidak berjalan sebagaimana mestinya," tambah Cherki.
Kekalahan menyakitkan ini menjadi tamparan keras bagi generasi baru Prancis. Kendati demikian, Cherki menegaskan bahwa kegagalan di Dallas ini akan menjadi pelajaran berharga bagi masa depan Les Bleus.
"Kami akan kembali dalam empat tahun dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama," pungkasnya dengan nada optimistis.
Dengan hasil ini, Spanyol berhak melaju ke babak final Piala Dunia 2026, sementara Prancis harus puas mengemasi koper mereka lebih cepat dari yang diperkirakan.