LUWUK – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bersama PT Panca Amara Utama (PAU) resmi memperkuat kolaborasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Agenda yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai, Senin (13/4/2026), ini juga merangkaikan kerja sama pendidikan bagi warga binaan Lapas Kelas II B Luwuk.
Dalam kerja sama ini, PT PAU fokus pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik, bantuan fasilitas kesehatan, serta pengembangan badan usaha desa. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai, Syafrudin Hinelo, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi program CSR perusahaan amonia tersebut.
“Kami memahami bahwa tidak gampang meloloskan program secara berjenjang. Kalau tidak ada keberpihakan dari person yang tulus dan ikhlas, tidak mungkin program ini bisa dijalankan,” ujar Syafrudin. Ia berharap sinergi ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.
Manager External Relation and Security PT PAU, Hermawan Adi Santoso, menegaskan bahwa tiga bidang tersebut merupakan pilar utama program CSR perusahaan yang telah terjalin sejak 2023. “Ini bentuk komitmen kami untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah dan menjaga sinergi ini tetap berjalan sebagai bagian dari loyalitas dan kepatuhan kami kepada peraturan pemerintah,” kata Hermawan.
Selain kerja sama dengan pihak swasta, Dinas Pendidikan juga meneken PKS dengan Lapas Kelas II B Luwuk terkait program pendidikan kesetaraan. Kepala Lapas Kelas II B Luwuk, Muh. Bahrun, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026.
“Kami sesegara mungkin menyikapi program tersebut dengan bersinergi dengan dinas pendidikan untuk bersama-sama melaksanakan salah satu program dari pak menteri,” jelas Bahrun. Ia menambahkan, program ini bertujuan memastikan warga binaan tetap mendapatkan hak pendidikan kesetaraan meski berada di balik jeruji besi.
Menanggapi inisiatif Lapas tersebut, Syafrudin Hinelo menyatakan komitmen dukungannya. “Ini luar biasa. Kalau semua Lapas begini, minimal kejahatan akan sedikit berkurang,” pungkasnya. Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan SDM unggul di Banggai, baik di lingkungan masyarakat umum maupun bagi warga binaan.