Banggainesia Membership Banggainesia.com+

Hutan dan Perkebunan di Nuhon Terbakar, Polsek dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Kobaran api melalap lahan kelapa dan puncak perbukitan Desa Bangketa akibat angin kencang serta vegetasi kering, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Saiful Yamin
Saiful Yamin - Banggainesia.com
Minggu, 20 September 2026 | 00:41:49 WITA
Hutan dan Perkebunan di Nuhon Terbakar, Polsek dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Angin kencang dan vegetasi kering sempat menyulitkan proses pemadaman secara manual, namun titik api di area perkebunan akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merambat ke permukiman warga.

LUWUK — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan perkebunan kelapa dan area perbukitan di Desa Bangketa, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (18/9/2026). Angin kencang serta vegetasi yang mengering memicu kobaran api dengan cepat meluas hingga ke area perbukitan terjal.

Titik api pertama kali terdeteksi oleh warga setempat sekitar pukul 13.00 WITA. Api terpantau muncul dari dua titik, yakni di puncak pegunungan serta di area perkebunan kelapa milik warga.

Kondisi lahan yang dipenuhi semak belukar, ranting, dan rumput kering membuat material di lokasi sangat mudah terbakar. Embusan angin yang cukup kencang di lokasi kejadian semakin mempercepat perambatan api ke berbagai arah.

Warga sempat bergotong royong melakukan upaya pemadaman awal secara manual menggunakan alat seadanya dan ember berisi air. Namun, kobaran api yang kian membesar tidak mampu diredam hingga akhirnya personel Polsek Nuhon diterjunkan ke lokasi untuk memimpin penanganan.

Kapolsek Nuhon IPDA Tesar M. Noor memimpin langsung proses pemadaman serta pengamanan di sekitar area kebakaran.

"Begitu menerima informasi adanya kebakaran, kami langsung bergerak bersama menuju lokasi. Saat tiba, api sudah cukup besar dan cepat merambat karena kondisi lahan kering serta angin yang cukup kencang," ujar Tesar.

Petugas kepolisian bersama warga setempat berjibaku melokalisasi kobaran api. Setelah berjuang beberapa saat, titik api di area perkebunan kelapa berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski demikian, akses menuju titik api yang berada di puncak bukit masih mengalami kendala.

"Yang paling utama adalah mencegah api merambat ke permukiman. Untuk titik api di puncak bukit, kami masih kesulitan karena akses yang terjal," kata Tesar.

Peristiwa karhutla ini berdampak pada kerusakan sejumlah lahan perkebunan warga. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait total luas lahan yang terbakar serta estimasi kerugian materiil. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah tersebut.

Atas kejadian ini, Polsek Nuhon mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim kering. Warga diminta tidak melakukan aktivitas pemicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara membakar atau membuang puntung api secara sembarangan, serta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan kepulan asap di lingkungannya.

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Regional
Lihat Metro Selengkapnya