LUWUK – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si meresmikan gedung kelas baru SMKN 1 Luwuk pada Selasa (18/11/2025). Peresmian berlangsung di halaman sekolah, empat tahun setelah kebakaran besar pada 24 Mei 2021 meratakan hampir seluruh bangunan sekolah.
Pembangunan gedung baru ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024 dengan total anggaran Rp12,5 miliar. Fasilitas yang selesai dibangun meliputi 10 ruang kelas, 1 ruang praktik pariwisata, 5 ruang laboratorium, 1 perpustakaan, serta 1 unit toilet dengan empat bilik.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati F. Windarussliana, dalam laporannya menyebut pembangunan SMKN 1 Luwuk menjadi salah satu pembiayaan terbesar di sektor pendidikan Sulteng.
“Kita ketahui bersama pada Mei 2021 terjadi kebakaran hebat dan hampir semua gedung tidak ada yang tersisa,” ujarnya. Pembangunan dilakukan melalui metode swakelola tipe 1, dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng sebagai penanggung jawab utama.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid memberikan apresiasi kepada para siswa yang tetap menjaga semangat belajar meski empat tahun terakhir menempati ruang belajar darurat.
“Kalau kita mau membangun daerah, kita harus fokus membangun sumber daya manusia,” kata Gubernur. Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik memiliki batas usia, sedangkan pembangunan pengetahuan bersifat sepanjang hayat.
Gubernur juga menekankan bahwa visi utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah adalah Berani Cerdas, sebuah proyek jangka panjang yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas.
“Kami di Provinsi Sulawesi Tengah berupaya keras agar anggaran pendidikan tidak dipotong, sehingga semua anak negeri bisa mengakses pendidikan hingga jenjang tinggi secara gratis,” tegasnya.
Usai sambutan, Gubernur Sulteng didampingi Bupati Banggai Ir. Amirudin, S.P., M.M. melakukan prosesi gunting pita sebagai tanda gedung baru SMKN 1 Luwuk resmi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.