NUHON - Perjalanan delapan jam melintasi jalur pegunungan harus ditempuh tim instalasi jaringan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Banggai untuk memasang layanan Banggai Free WiFi di Balai Desa Baloa Doda, Kecamatan Pagimana, Jumat (14/11/2025). Tim berangkat sehari sebelumnya dari Desa Bulu, menembus wilayah terpencil Kolobias tempat desa tersebut berada.
Pemasangan jaringan ini merupakan bagian dari Program Inovasi Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Gerbang Digital, yang bertujuan menghadirkan akses internet ke wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi informasi.
Saat ini, layanan Banggai Free WiFi telah digunakan oleh sekitar 37 kepala keluarga atau 137 jiwa. Sebelum ada jaringan internet, warga Baloa Doda harus berjalan kaki hingga delapan jam hanya untuk mendapatkan informasi atau mengurus kebutuhan administrasi tertentu.
Kepala Desa Baloa Doda, Roby Tipaka, menyampaikan terima kasih atas hadirnya layanan internet gratis tersebut. Ia mengatakan masyarakat kini dapat memperoleh informasi lebih cepat, dan pemerintah desa dapat mengikuti kegiatan pemerintahan secara daring tanpa harus ke kecamatan.
“Dengan adanya Banggai Free WiFi, pelayanan administrasi desa—termasuk akses Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES)—bisa dilakukan dari balai desa tanpa harus turun ke kecamatan,” ujarnya.
Mayoritas warga Baloa Doda merupakan petani dengan komoditas cokelat, alpukat, cengkeh, dan vanili. Sekretaris Desa menambahkan, akses internet akan membantu petani mengetahui harga pasar dan memudahkan pemasaran hasil panen.
Layanan Banggai Free WiFi di Desa Baloa Doda menggunakan jaringan Starlink orbit rendah, yang memungkinkan akses tetap stabil di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem.