LUWUK – Pemerintah Kabupaten Banggai menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan irigasi sebagai bagian penting dalam mendukung swasembada pangan. Hal itu ditegaskan melalui sambutan Bupati Banggai yang dibacakan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai, I Dewa Supatriagama, dalam pembukaan Sidang Perdana Komisi Irigasi (Komir) Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Swisbell, Luwuk, Senin (1/7).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum seremonial, tetapi harus menjadi ajang diskusi produktif antar pemangku kepentingan untuk membahas perbaikan dan penguatan sistem irigasi daerah.
“Tema kita tahun ini adalah Penguatan Kelembagaan Irigasi Pertanian Dalam Mendukung Swasembada Pangan. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yang salah satunya menitikberatkan pada kemandirian pangan dan pengelolaan air,” ujar Kadis PUPR membacakan sambutan Bupati.
Bupati menjelaskan, arah pembangunan nasional dalam bidang irigasi telah diperkuat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang menugaskan kepala daerah memperkuat kelembagaan dan SDM dalam pengelolaan jaringan irigasi. Komisi Irigasi, lanjutnya, menjadi forum penting untuk mendorong koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan sistem irigasi yang berkelanjutan.
Saat ini, Kabupaten Banggai memiliki 35 Daerah Irigasi (DI) yang tersebar di 11 kecamatan. Namun, sebagian DI masih belum optimal dalam kinerja pelayanannya. Beberapa wilayah memiliki pasokan air cukup, namun belum dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat.
“Pengelolaan irigasi bukan lagi soal membangun dan memperbaiki jaringan, tetapi bagaimana memastikan layanan irigasi benar-benar sampai kepada petani, tepat waktu dan dalam jumlah yang dibutuhkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Komisi Irigasi Kabupaten Banggai telah mendapat pengakuan sebagai komisi yang berfungsi secara nasional berdasarkan penilaian Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri melalui program IPDMIP 2018–2022. Penilaian tersebut mencakup pelaksanaan sidang, kesekretariatan, program kerja, serta koordinasi antar-stakeholder.
“Semoga capaian ini dapat kita pertahankan setiap tahun. Dan saya berharap sidang kali ini mampu menghasilkan rumusan-rumusan penting sebagai rekomendasi perbaikan pengelolaan irigasi kita ke depan,” tambahnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Bupati melalui Kadis PUPR mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta sidang, anggota Komisi Irigasi, serta tim sekretariat yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Sidang Perdana Komisi Irigasi Kabupaten Banggai Tahun 2025 secara resmi saya buka,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong keberhasilan swasembada pangan melalui tata kelola irigasi yang lebih efektif dan partisipatif.