LUWUK – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Banggai mengerahkan personel secara masif untuk mengamankan jalannya perayaan Lebaran Ketupat tahun 2026, pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Kepolisian telah memetakan sejumlah objek wisata strategis yang diprediksi akan menjadi pusat kerumunan warga yang merayakan tradisi tahunan tersebut.

Beberapa wilayah hukum Polsek yang menjadi fokus pengamanan utama adalah Polsek Toili, Polsek Bunta, dan Polsek Nuhon, mengingat tingginya mobilitas masyarakat di area tersebut.

Kapolres Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, menuturkan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Dalam rangka pengamanan Hari Raya Ketupat, kami mengedepankan kegiatan deteksi, preemtif, dan preventif di lapangan," ujar AKBP Wayan, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Banggai telah dalam posisi siap siaga untuk mengawal perayaan agar tetap kondusif.

Namun, AKBP Wayan juga menekankan bahwa kesuksesan pengamanan ini sangat bergantung pada kerja sama aktif dari masyarakat Kabupaten Banggai.

Kapolres mengimbau warga agar merayakan momen Lebaran Ketupat dengan cara-cara yang positif dan tidak melanggar hukum.

Ada beberapa poin larangan tegas yang disampaikan Kapolres, di antaranya larangan pesta minuman keras (mabuk-mabukan), penggunaan knalpot brong, hingga penyalahgunaan narkoba.

"Kami meminta kerja sama warga untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Hindari perilaku yang dapat memicu konflik atau kecelakaan lalu lintas," tambahnya.

Selain pengamanan di lokasi wisata, polisi juga melakukan patroli di jalur-jalur rawan macet untuk memastikan arus lalu lintas masyarakat yang bepergian tetap lancar.

Pihak kepolisian berharap perayaan Lebaran Ketupat tahun ini dapat berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan tanpa dinodai insiden kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum.