Banggainesia Membership Banggainesia.com+

Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari

Aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar memicu kebakaran berturut-turut di Desa Bunta, Maralee, hingga areal perkebunan PT ANA di Desa Tompira

Andi Baso Heri
Andi Baso Heri - Banggainesia.com
Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:45:39 WITA
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari

Petugas Bhabinkamtibmas menyemprotkan air menggunakan tangki semprot (alkon/tangki gendong) untuk memadamkan sisa-sisa kebakaran lahan dan mencegah kobaran api merembet di area perkebunan, Selasa (20/10/2026).

MOROWALI UTARA — Maraknya praktik pembersihan lahan dengan cara membakar kembali memicu titik api baru di Kabupaten Morowali Utara pada Selasa, 20 Oktober 2026. Dalam sehari, kebakaran dilaporkan melanda tiga lokasi berbeda di Kecamatan Petasia Timur, mulai dari perkebunan warga hingga areal perusahaan kelapa sawit.

"Informasi awal dari warga jam 10.00 Wita. Anggota kami bersama Babinsa Koramil 1311-03 Petasia dan warga langsung padamkan manual," ujar Piket Polsubsektor Petasia Timur merincikan penanganan awal kebakaran di lokasi pertama.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 10.45 WITA di Dusun 2 Desa Bunta, tepatnya di sekitar tower Telkomsel. Lahan perkebunan seluas kurang lebih satu hektare milik Desmon Malatundu (67) hangus terbakar akibat aktivitas pembakaran sampah lahan oleh seorang pekerja kebun berinisial Noldi (58).

Api baru berhasil dipadamkan total pada pukul 13.30 WITA setelah satu unit pemadam kebakaran PT SEI dan satu unit Damkar Morowali Utara diterjunkan ke lokasi.

Tak lama berselang, sekitar pukul 13.30 WITA, kebakaran kedua melanda areal perkebunan PT ANA Blok 5 Alfa TTG di Desa Tompira. Kebakaran seluas 5.000 meter persegi di bagian tanggul perusahaan tersebut diduga dipicu oleh aksi pekerja berinisial Sahabudin (57) yang membakar rumput untuk membersihkan akses jalan.

Petugas gabungan Polsubsektor, karyawan PT ANA, dan Satpol PP berhasil memadamkan api pada pukul 15.30 WITA menggunakan mesin alkon serta tangki gendong.

Selain di Desa Bunta dan Tompira, peristiwa kebakaran lahan serupa dilaporkan terjadi di wilayah Desa Maralee pada hari yang sama.

Meski tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau keras warga dan pekerja perkebunan agar menghentikan praktik pembersihan lahan dengan cara membakar demi mencegah karhutla yang lebih luas di musim kemarau.

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Regional
Lihat Daerah Selengkapnya