BANGGAI - Serial Bida'ah asal Malaysia menjadi perbincangan publik luas dan dianggap sebagai film Melayu yang sukses menyedot perhatian. Bahkan serial yang tayang per 6 Maret melalui Viu sebagai layanan streaming diklaim telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar views di platform digital mereka sekaligus media sosial.
Ada yang paling diingat penonton dari kalimat yang dilontarkan karakter Walid, "Pejamkan mata, bayangkan muka Walid."
Sontak kalimat seperti itu menjamur di unggahan-unggahan dengan topik berbeda, sehingga sering membingungkan pengguna lain.
Kalimat itu berasal dari sebuah adegan yang menampilkan sejumlah perempuan yang meminta kepada Walid (Faizal Hussein) agar dapat bertemu malaikat.
Walid kemudian meminta para pengikutnya memejamkan mata dan membayangkan wajahnya. Kalimat itu lantas viral hingga disebut-sebut oleh netizen di kolom komentar.
Seperti apa jalan ceritanya, berikut sinopsis serial Bidaah.
Serial Bidaah mengisahkan seorang perempuan muda bernama Baiduri (Riena Diana) yang dipaksa ibunya untuk masuk perkumpulan bernama Jihad Ummah.
Tangkapan layar serial Bidaah
Jihad Ummah adalah sekte agama yang dipimpin laki-laki bernama Walid Muhammad Mahdi Ilman (Faizal Hussein). Ia membuat sekte itu dengan mengaku sebagai Imam Mahdi, juru selamat umat muslim pada akhir zaman.
Seiring waktu berjalan, Baiduri menyadari berbagai praktik menyimpang Walid dan Jihad Ummah. Sebut saja pernikahan paksa, kepatuhan mutlak, hingga ritual-ritual penuh kontroversi.
Eksistensi Jihad Ummah mulai terganggu ketika Hambali (Fattah Amin), anak salah satu orang kepercayaan Walid, pulang dari Yaman. Ia sadar ajaran yang dibawakan Walid menyimpang dari ajaran Islam.
Hambali bersama Baiduri kemudian bekerja sama membongkar ajaran sesat Walid agar keluarga dan orang-orang di sekitarnya selamat dari praktik penyimpangan agama.
Bidaah diarahkan sutradara Pali Yahya dari naskah karya Eirma Fatima. Serial yang mengusung genre religi itu terdiri dari 15 episode dengan durasi per episode sekitar 42 menit.
Serial ini dibintangi Faizal Hussein, Fattah Amin, Riena Diana, Marissa Yasmin, Vanida Imran, hingga Hasnul Rahmat.