LUWUK — Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan angkutan kota (angkot) merenggut nyawa seorang pelajar berinisial NK (15) di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Senin (24/8/2026) sekira pukul 05.30 Wita. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat benturan dan luka robek berat di bagian kepala.

Kasat Lantas Polresta Banggai AKP Ade Irvan Rivai Kurnia mengonfirmasi insiden tabrakan adu banteng tersebut.

"Kami mengucapkan turut berduka cita mendalam atas peristiwa ini. Untuk kedua kendaraan telah diamankan dan kerugian materil ditaksir sekitar Rp 11 juta," kata Ade Irvan saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Ade Irvan menjelaskan, peristiwa bermula saat NK mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hijau berpelat DN 4786 RV dari arah Desa Biak menuju Luwuk dengan kecepatan tinggi.

Saat korban mencoba memijak rem, sepeda motornya mendadak hilang kendali. Korban terjatuh dan terseret di atas aspal hingga menghantam bagian depan mobil angkot Suzuki Futura warna biru berpelat DN 1656 AK yang dikemudikan oleh MM (43).

"Saat itu angkot mulai bergerak dari pinggir jalan sebelah kiri arah tujuan sepeda motor hendak menuju ke arah Desa Biak," ujar Ade Irvan. Benturan keras antarkendaraan tak dapat terelakkan.

Usai menerima laporan warga, personel Satlantas Polresta Banggai langsung mendatangi lokasi untuk menggelar olah TKP, mencatat identitas korban dan sopir, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar tempat kejadian.