Keganasan Israel Kepung Gaza, Bayi Baru Lahir Turut Jadi Korban
Hingga saat ini jumlah korban perang di jalur Gaza terus bertambah, secara keseluruhan menjadi 53.486.
PALESTINA – Tentara Israel terus menggempur Gaza pada Selasa (20/5). Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan serangan Israel itu menewaskan sedikitnya 19 orang, termasuk seorang bayi yang baru berusia seminggu.
Serangan terbaru ini dilakukan sementara Israel menghadapi tekanan internasional yang meningkat atas serangan-serangan militernya di Gaza.
“Kru kami mengangkut 19 orang tewas, kebanyakan dari mereka anak-anak, dan puluhan orang terluka setelah serangan udara yang dilakukan oleh pesawat tempur Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza tadi malam dan dini hari ini,” kata juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, dilansir kantor berita AFP, Rabu (21/5/2025). Dia menambahkan bahwa korban jiwa termasuk seorang bayi yang baru lahir.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan akan mengambil alih kendali seluruh wilayah Gaza saat mereka mengintensifkan serangan di seluruh wilayah tersebut. Netanyahu mengatakan militer Israel terus maju dalam serangan ini.
“Pertempuran berlangsung intens, dan kami terus mengalami kemajuan. Kami akan menguasai seluruh wilayah jalur Gaza,” ujar Netanyahu dalam video sebagaimana dilansir AFP, Selasa (20/5/2025).
Netanyahu mengatakan Israel tidak akan menyerah. Dia mengatakan tidak ada yang bisa menghentikannya dalam peperangan ini.
“Israel tidak akan menyerah. Namun untuk berhasil, kita harus bertindak dengan cara yang tidak dapat dihentikan,” katanya.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pada Senin (19/5) sedikitnya 3.340 orang telah tewas sejak Israel melanjutkan serangan pada tanggal 18 Maret, sehingga jumlah korban perang secara keseluruhan menjadi 53.486.
Dalam pertemuan negosiator di Qatar beberapa hari terakhir, Netanyahu mengatakan Israel terbuka terhadap kesepakatan yang akan mencakup “mengakhiri pertempuran”. Syaratnya, semua sandera dibebaskan, para pemimpin Hamas diasingkan, dan Gaza dilucuti senjatanya.
“Israel tidak akan menyerah. Namun untuk berhasil, kita harus bertindak dengan cara yang tidak dapat dihentikan,” katanya.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu