Hilang Sejak Kamis Malam, Nelayan di Manyula Kintom Ditemukan Tewas
Korban sempat pamit pergi melaut sejak Kamis sore dan diduga mengalami sakit saat mencari ikan.
Kintom — Warga di sekitar pantai perbatasan Desa Solan Baru dan Kelurahan Mondonun, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, dikejutkan oleh penemuan mayat seorang pria pada Jumat, 4 September 2026 sekitar pukul 07.30 WITA. Korban diidentifikasi adalah Mursid Latenge (68), seorang nelayan warga Desa Manyula, Kecamatan Kintom.
Kapolsek Kintom AKP Muh. Zulfikar menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi Sujiono (35) yang telah melakukan pencarian sejak pukul 06.00 WITA.
“Saksi melakukan pencarian di sekitar perairan Desa Manyula hingga berhasil menemukan korban berada di atas perahu yang tenggelam terisi air laut, dalam posisi tertelungkup,” ujar AKP Muh. Zulfikar, Jumat, 4 September 2026.
Berdasarkan keterangan anak korban, Susilfi (42), ayahnya pamit meninggalkan rumah pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 16.00 WITA untuk pergi ke kebun dan dilanjutkan melaut untuk mencari ikan.
FOTO: Tim Inafis menelusuri jejak korban disekitar lokasi kejadian
Hingga pukul 22.00 WITA, korban tak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian malam itu, namun hanya menemukan rokok, secangkir kopi, serta pukat ikan milik korban yang sudah terpasang di laut.
“Karena tak kunjung pulang ke rumah, saksi langsung melakukan pencarian hingga keesokan pagi harinya ayahnya ditemukan. Menurut keluarga, korban sering mencari ikan di malam hari dan sering pusing akibat riwayat sakit asam lambung,” jelas Kapolsek.
Personel Polsek Kintom bersama warga langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka di Desa Manyula. Pihak keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih langsung mengurus pemakaman jenazah.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Banggai AKP Saiman menyampaikan bahwa Tim Inafis Satreskrim Polresta Banggai telah tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.00 WITA untuk melakukan olah TKP.
Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, melainkan hanya goresan kecil di bagian paha dan telinga serta bekas luka lama.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu