Rupiah Melemah Dolar AS Nyaris Tembus Rp 18.100
Dolar AS cenderung bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama dunia
JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (9/7/2026). Mata uang berlogo ‘greenback’ tersebut bergerak menguat hingga mendekati level Rp 18.100.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.00 WIB, dolar AS terpantau menguat sebesar 0,36 persen ke posisi Rp 18.079. Tren penguatan mata uang paman sam ini tercatat terus berlanjut dalam beberapa waktu terakhir.
Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu (8/7/2026), dolar AS berada di level Rp 18.014.
Sementara itu, di pasar global, pergerakan dolar AS cenderung bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya.
Dolar AS terpantau menguat terhadap euro (EUR) sebesar 0,10 persen, poundsterling Inggris (GBP) sebesar 0,08 persen, dan dolar Australia (AUD) sebesar 0,10 persen.
Namun, performa sebaliknya terjadi terhadap beberapa mata uang lain. Dolar AS justru melemah terhadap yen Jepang (JPY) sebesar 0,08 persen, dolar Kanada (CAD) sebesar 0,07 persen, serta franc Swiss (CHF) yang terkoreksi hingga 0,15 persen.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu