Drainase Masjid Agung An Nur dan Pasar Simpong Luwuk Gunakan Beton Pracetak U-Ditch
Pemerintah Banggai pastikan saluran air di Luwuk kini lebih kuat dan tahan lama. Plt Kepala PUPR turun tangan awasi pemasangan U-Ditch.
LUWUK – Pembangunan saluran drainase di kompleks Masjid Agung An Nur dan Pasar Simpong Luwuk kini mengadopsi teknologi baru menggunakan beton pracetak tipe U-Ditch. Penerapan metode ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, sehingga mendapat perhatian dan pengawasan ketat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banggai.
Plt Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama, membenarkan bahwa pemasangan U-Ditch ini diawasi secara intensif. Menurutnya, proses pengerjaan diawali dengan mengeringkan saluran yang berair menggunakan pompa, kemudian diisi pasir sebagai lapisan dasar.
“Meski setelah itu (saluran) tergenang kembali sehingga pasir tidak terlihat, persiapan lantai dasar tetap menjadi perhatian utama kami,” kata Dewa, Rabu (3/12).
Dewa menekankan bahwa pengawasan khusus diberikan kepada tim Bidang Pengairan maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk menjamin kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan.
“Ini memang menjadi atensi saya agar drainase bisa berfungsi optimal dan tahan lama,” ujarnya. Penggunaan U-Ditch diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sistem drainase serta ketahanan infrastruktur di wilayah tersebut.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu