More news:
Ratusan Massa Geruduk DPRD Banggai, Suarakan Tuntutan Rakyat
banggainesia.com / Metro

Ratusan Massa Geruduk DPRD Banggai, Suarakan Tuntutan Rakyat

Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Banggai berunjuk rasa di Gedung DPRD Banggai, Senin (1/9/2025).

Ratusan Massa Geruduk DPRD Banggai, Suarakan Tuntutan Rakyat
Aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR RI Jakarta, Senin (25/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Share :

LUWUK – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi
Mahasiswa dan Rakyat Banggai menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD
Kabupaten Banggai, Senin (1/9/2025) siang.

Aksi
dimulai dari Kampus Universitas Tompotika (Untika) Luwuk. Massa kemudian
melakukan long march menuju kantor dewan dan tiba sekitar pukul 14.20 Wita.

Dalam
aksinya, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada para legislator Banggai.
Adapun poin-poin utama yang disuarakan antara lain:

  1. Menghapus
    tunjangan DPR RI.
  2. Mengesahkan RUU
    Perampasan Aset.
  3. Mencopot Kapolri.
  4. Menghentikan
    kriminalisasi terhadap mahasiswa.
  5. Menolak pajak PBJT
    10% dan kenaikan PBB–P2.
  6. Transparansi dalam
    perumusan Perda.
  7. Evaluasi kinerja
    DPRD Banggai terkait berbagai persoalan, seperti PHK buruh, blacklist
    pekerja di perusahaan, kerusakan mangrove akibat tambang di Siuna, konflik
    agraria PT Sawindo Cemerlang, hingga kasus 15 pekerja damkar.
  8. Evaluasi
    peruntukan APBD Banggai, yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. Massa
    menyoroti sejumlah anggaran fantastis, antara lain:
    • Baju dinas Rp7,1
      miliar
    • Rapat koordinasi
      pejabat Rp31 miliar
    • Kolam renang Rp15
      miliar
    • Hibah Polda
      Sulteng Rp6,9 miliar
    • Rehab rumah
      jabatan Ketua DPRD Rp981 juta
    • Gedung DPRD Rp7,1
      miliar
    • Rehab mess Pemda
      Banggai di Palu Rp17 miliar
  9. Mendesak DPRD
    Banggai menggunakan hak interpelasi.

Menurut
para orator, tuntutan ini lahir dari kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan
DPRD Banggai yang dianggap lebih mementingkan belanja pejabat dibanding
kebutuhan rakyat, guru, mahasiswa, hingga pelaku usaha kecil.

“Kami
meminta Bupati dan Ketua Dewan segera menurunkan pajak serta mengevaluasi APBD
yang tidak berpihak ke rakyat,” tegas Akram Hakim dalam orasinya.

Demo di Depan Halaman Gedung DPRD Banggai pada Senin (1/9/2025) sore. Foto: Dok. CNA Daily

Massa
juga mendesak agar anggota DPRD Banggai berani berdialog langsung dengan
demonstran.

“Gerakan
ini adalah akumulasi dari kekecewaan masyarakat terhadap DPR. Kami minta
reformasi DPRD semua, karena kebijakan itu disepakati di ruang-ruang
perwakilan,” ujar salah satu orator.

Untuk
menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi, sejumlah sekolah mulai dari
tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SLTP) di
sekitar lokasi kegiatan diliburkan sementara waktu.

Sementara
itu, jalannya aksi dijaga ketat oleh ratusan aparat gabungan dari Polres
Banggai, Kodim 1308/LB, Brimob, serta Satpol PP.