Menkeu Purbaya Kejar Pajak Orang Kaya: Optimistis Kejar Target APBN 2026
Menkeu memastikan bahwa pemerintah tidak akan melakukan tindakan agresif yang dapat mematikan kelangsungan usaha wajib pajak
JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan strategi jangka menengah pemerintah untuk memperkuat basis penerimaan negara. Alih-alih menaikkan tarif pajak yang berpotensi membebani dunia usaha, fokus utama Kementerian Keuangan kini diarahkan pada perluasan basis pajak (ekstensifikasi).
Purbaya menegaskan bahwa strategi ini akan mengoptimalkan pemanfaatan data dan teknologi. Sasarannya adalah sektor-sektor yang selama ini belum tergarap maksimal, seperti ekonomi digital, shadow economy, dan sektor informal.
“Bukan Mengejar Orang Kaya Sampai Bangkrut”
Menkeu memastikan bahwa pemerintah tidak akan melakukan tindakan agresif yang dapat mematikan kelangsungan usaha wajib pajak tertentu, termasuk kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi (orang kaya).
“Saya nggak akan ngejar-ngejar orang kaya, orang kaya saya periksa, atur semuanya sampai dia bangkrut, enggak begitu. Jadi, saya nggak akan motong angsa emasnya, saya akan ngumpulin telurnya, kira-kira begitu,” ujar Purbaya di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/7).
Sasar Jualan Online dan Pengemplang Pajak
Sebagai salah satu langkah konkret perluasan basis pajak ini, pemerintah kini mulai menertibkan sektor perdagangan digital yang sebelumnya luput dari pengawasan.
-
Pajak Transaksi Online: Penarikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) dari sektor e-commerce dan jualan online yang sebelumnya belum tersentuh.
-
Kejar Pengemplang: Meningkatkan kepatuhan para wajib pajak yang selama ini sengaja menghindari kewajiban mereka.
-
Tanpa Kenaikan Tarif: Fokus murni pada keadilan pajak—memastikan mereka yang seharusnya membayar pajak, mulai memenuhi kewajibannya.
Melalui strategi ekstensifikasi ini, Menkeu optimistis target setoran pajak dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp2.357,7 triliun dapat terealisasi.
Meskipun dalam outlook Laporan Semester I-2026 realisasi penerimaan diperkirakan hanya mencapai Rp2.310,8 triliun (sekitar 98%), Purbaya yakin perluasan basis pajak ini akan menutup celah tersebut.
“Kalau uang saya lebih banyak, kan nanti kita bisa salurkan lebih banyak ke masyarakat lagi,” tutup Purbaya.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu