Luwuk Dikepung Hujan Deras, Waspada! Jarak Pandang dan Genangan Air
Intensitas hujan yang ekstrem membuat aktivitas warga lumpuh sejenak, sementara sejumlah ruas jalan protokol mulai terendam luapan air drainase.
LUWUK – Cuaca buruk menyelimuti wilayah Kota Luwuk dan sekitarnya sejak Senin siang, 30 Maret 2026. Hujan turun dengan intensitas sangat deras disertai sambaran petir yang saling bersahutan.
Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang bagi pengendara di jalan raya menurun drastis, memaksa banyak pengemudi kendaraan roda dua maupun roda empat menepi untuk menghindari risiko kecelakaan.
Pantauan di lapangan menunjukkan awan hitam pekat mulai menutupi langit Luwuk sejak pukul 12.00 WITA, disusul hujan lebat yang mengguyur hampir seluruh wilayah kecamatan di ibu kota kabupaten.
Akibat derasnya curah hujan, sejumlah saluran drainase di pusat kota tidak mampu menampung debit air, yang memicu genangan di beberapa titik jalan utama.
“Air mulai naik ke badan jalan di sekitar kawasan pertokoan karena hujan terlalu deras dan petirnya cukup ngeri,” ujar salah seorang warga Luwuk Selatan, Senin siang.
Selain genangan air, warga yang bermukim di daerah perbukitan seperti Bukit Halimun dan wilayah Kilo Lima mulai mengkhawatirkan potensi longsoran material tanah ke badan jalan.
Suara guntur yang menggelegar juga membuat sejumlah perkantoran dan pertokoan mematikan perangkat elektronik mereka untuk mengantisipasi kerusakan akibat lonjakan arus listrik.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih terus mengguyur dengan intensitas yang fluktuatif, sementara langit di atas Teluk Lalong terpantau masih tertutup kabut tebal.
Pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai mengimbau warga untuk tetap berada di dalam ruangan jika tidak memiliki urusan mendesak.
Warga juga diminta untuk menjauhi pohon besar, baliho, serta tiang listrik guna menghindari ancaman pohon tumbang atau sambaran petir secara langsung.
Petugas di lapangan juga dilaporkan mulai bersiaga di titik-titik rawan banjir guna memastikan tidak ada sumbatan sampah yang memperparah luapan air ke permukiman warga.
Kondisi cuaca ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga sore hari, mengingat ketebalan awan yang masih menyelimuti wilayah pegunungan di belakang Kota Luwuk.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu