Tak Mau ke Sekolah Anak 14 Tahun di Bubung Ngamuk dan Bawa Sajam
Seorang anak 14 tahun di Desa Bubung, Luwuk Selatan, ngamuk dan menolak sekolah hingga bersembunyi di plafon sambil membawa pisau.
LUWUK
– Suasana di sebuah rumah di Desa Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan, mendadak
tegang pada Kamis (28/8/2025) pagi. Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun
mengamuk dan menolak pergi ke sekolah.
Khawatir
dengan kondisi sang anak yang makin tak terkendali, keluarga akhirnya meminta
bantuan kepolisian. Tak lama kemudian, anggota Polsek Luwuk dipimpin
Bhabinkamtibmas Bripka Danang datang ke lokasi.
Situasi
sempat menegangkan. Remaja itu bersembunyi di atas plafon rumah sambil
menggenggam sebilah pisau. Namun, dengan pendekatan penuh kesabaran, Bripka
Danang mulai berdialog, mendengarkan curhat sang anak, dan pelan-pelan memberi
motivasi agar ia kembali semangat bersekolah.
Strategi
persuasif itu berhasil. Perlahan emosi anak tersebut mereda, ia turun dari
plafon, dan akhirnya bersedia kembali ke sekolah.
“Polisi
bukan hanya penegak hukum, tapi juga sahabat anak-anak. Kami hadir untuk
memberi rasa aman dan nyaman,” kata Bripka Danang.
Keluarga
pun lega dan menyampaikan terima kasih atas respon cepat kepolisian. Warga
sekitar juga mengapresiasi sikap humanis polisi yang hadir bukan dengan
kekerasan, melainkan empati.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu