More news:
Tragis! Anak Perempuan Tewas dalam Tabrak Lari di Simpang Raya
banggainesia.com / Hukum

Tragis! Anak Perempuan Tewas dalam Tabrak Lari di Simpang Raya

Polisi memburu pelaku tabrak lari yang menewaskan Medina Dara Alnaira (7) di Banggai, Sulawesi Tengah. Korban ditabrak mobil pick up saat menyeberang jalan. Pelaku kabur usai kejadian.

Polisi melakukan olah TKP di poros Desa Beringin Jaya
Share :

SIMPANG RAYA – Kepolisian Resor Banggai kini tengah
memburu pelaku tabrak lari yang menyebabkan seorang anak perempuan berusia
tujuh tahun meninggal dunia. Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Desa
Beringin Jaya, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada
Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 17.15 WITA.

Korban diketahui bernama Medina Dara
Alnaira. Saat kejadian, Medina sedang mencoba menyeberang jalan. Namun, sebuah
mobil jenis pick up melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menabraknya di
depan area pasar setempat.

Kasat Lantas Polres Banggai, AKP I Made
Bagus Aditya, menjelaskan bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam
kondisi kritis. Namun, luka serius yang diderita korban membuat nyawanya tak
tertolong.

“Korban mengalami luka benturan di kepala
dan keluar darah dari mulut. Identitas pengemudi mobil sudah diketahui, lagi
diselidiki,” ungkap Bagus saat dikonfirmasi pada Selasa (12/8).

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian
telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan saat ini tengah
mendalami keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat
peristiwa terjadi.

Menurut hasil penyelidikan sementara,
mobil pelaku adalah Suzuki Carry berwarna putih dengan nomor polisi DN 8341 HB.
Mobil tersebut diketahui datang dari arah Desa Koninis menuju Desa Demangan
Jaya. Diduga, pengemudi melaju dalam kecepatan tinggi sehingga tidak mampu
menghindari korban yang tengah menyeberang.

“Setelah menabrak korban, pelaku melarikan
diri. Korban mengalami luka parah di bagian kepala,” terang Kasat Lantas.

Medina kemudian dibawa ke RSUD Luwuk oleh
warga dan pihak keluarga. Namun sayangnya, nyawa anak malang itu tidak dapat
diselamatkan.

“Korban tidak sadarkan diri dan dibawa ke
RSUD Luwuk. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,”
tukasnya.

Pihak kepolisian saat ini masih memburu
pelaku dan mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk
segera melapor. Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak-anak
sebagai korban serta tindakan pelaku yang melarikan diri tanpa memberikan
pertolongan.