More news:
Gunung Krasheninnikov Meletus Setelah 450 Tahun Tertidur
banggainesia.com / Dunia

Gunung Krasheninnikov Meletus Setelah 450 Tahun Tertidur

Setelah tertidur selama hampir lima abad, Gunung Krasheninnikov di Rusia timur akhirnya meletus. Letusan ini terjadi hanya beberapa hari setelah gempa bumi dahsyat mengguncang kawasan Pasifik.

Ilustrasi gunung meletus.(pixabay.com)
Share :

RUSIA
—

Gunung berapi Krasheninnikov di wilayah timur Rusia meletus untuk pertama
kalinya sejak tahun 1550. Letusan ini terjadi empat hari setelah gempa bumi
kuat mengguncang kawasan tersebut.

Dilaporkan AFP, Minggu (3/8/2025), gunung
yang sebelumnya dikategorikan tidak aktif oleh Program Vulkanisme Global
Smithsonian Institution itu menyemburkan abu vulkanik setinggi 6.000 meter ke
udara. Gambar-gambar dari media pemerintah Rusia menunjukkan kolom abu
menjulang dari kawah gunung yang terletak di Semenanjung Kamchatka.

Kementerian Situasi Darurat Kamchatka
menyatakan bahwa abu menyebar ke arah timur menuju Samudra Pasifik. Tidak ada
wilayah berpenduduk di sepanjang jalurnya, dan tidak tercatat adanya hujan abu
di daerah berpenghuni.

Sebagai langkah antisipasi, otoritas Rusia
menetapkan kode oranye untuk penerbangan di wilayah tersebut, menandakan adanya
potensi gangguan akibat abu vulkanik di udara.

Letusan Krasheninnikov terjadi tak lama
setelah erupsi Gunung Klyuchevskoy, gunung berapi paling aktif di Rusia dan
Asia. Letusan Klyuchevskoy pada Rabu (30/7) merupakan bagian dari aktivitas
vulkanik yang relatif sering, dengan sedikitnya 18 letusan sejak tahun 2000.

Kedua letusan tersebut menyusul gempa bumi
kuat yang terjadi pada hari yang sama, Rabu (30/7), yang memicu peringatan
tsunami dan evakuasi di berbagai wilayah pesisir, termasuk Jepang, Hawaii,
Indonesia, hingga Ekuador.

Di Rusia, tsunami menghantam pelabuhan
Severo-Kurilsk dan merusak sebuah pabrik perikanan. Meski kerusakan cukup
parah, pihak berwenang menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa
tersebut.