Inflasi Mengancam, Pemkab Banggai Bahas Strategi Kendali Harga di Rakor Nasional
Rapat yang digelar Kemendagri itu menekankan pentingnya peran daerah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.
LUWUK
– Penjabat
Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos.,
S.T., M.Si., mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi secara
virtual dari Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai, Selasa, 29 Juli 2025.
Rapat
yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI,
Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., mewakili Menteri Dalam Negeri Prof. Drs.
H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., itu menyoroti peran aktif pemerintah
daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.
Dalam
arahannya, Tomsi Tohir menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat
dan daerah untuk mengendalikan inflasi melalui stabilisasi harga dan
ketersediaan kebutuhan pokok di pasar. Ia juga mendorong pemerintah daerah
untuk memperkuat sektor-sektor produktif dan menciptakan iklim investasi guna
menjaga pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan
data Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu IV Juli 2025, Kabupaten Kupang
mencatat angka tertinggi di luar Pulau Jawa dan Sumatera dengan perubahan IPH
mencapai 6,99 persen. Komoditas penyumbang utama kenaikan IPH di 10 wilayah
teratas meliputi cabai rawit, beras, dan bawang merah. Setelah Kabupaten
Kupang, daerah dengan IPH tertinggi antara lain Kabupaten Biak Numfor (4,49%),
Paniai (4,41%), Halmahera Utara (3,96%), Kota Tomohon (3,96%), Bolaang
Mongondow Utara (3,54%), Banggai Kepulauan (3,50%), Seram Bagian Timur (3,48%),
Tanimbar (3,41%), dan Kabupaten Lembata (3,36%).
Rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi secara virtual dari Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai
Usai
mengikuti rakor, Pj. Sekda Ramli Tongko menyampaikan bahwa kegiatan tersebut
merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas
ekonomi nasional, khususnya di tengah dinamika global dan tantangan domestik
yang memengaruhi daya beli masyarakat.
“Pemerintah
Kabupaten Banggai akan terus mendorong berbagai terobosan agar harga dan
ketersediaan bahan pokok tetap stabil dan tidak terganggu,” ujar Ramli.
Turut
hadir dalam rakor tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan
Pengembangan Kawasan Wilayah Drs. Amin Jumail; Staf Ahli Bupati Bidang
Pemerintahan, Hukum, dan Politik sekaligus Plt. Asisten Perekonomian dan
Pembangunan Setda Kabupaten Banggai Mujiono, S.H., M.H.; Kepala Bagian Ekonomi
Setda Kabupaten Banggai Nuzulisna, S.P.; Kepala BPS Kabupaten Banggai Ir.
Muhammad Said, M.Si.; serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)
terkait.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu