More news:
Geber Motor Berujung Pemukulan, Bhabinkamtibmas Polsek Bualemo Fasilitasi Perdamaian
banggainesia.com / Pojok

Geber Motor Berujung Pemukulan, Bhabinkamtibmas Polsek Bualemo Fasilitasi Perdamaian

Suara knalpot meraung di malam sunyi. Emosi meledak. Satu pukulan mendarat. Polisi turun tangan, perdamaian pun dijemput.

Para pihak yang berseteru, didampingi aparat desa, tokoh masyarakat, dan Bhabinkamtibmas Polsek Bualemo, berpose usai menandatangani surat pernyataan damai di Balai Desa Salipi, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Selasa (29/7/2025).
Share :

BUALEMO – Hanya karena suara gas motor yang digeber-geber, dua pemuda
nyaris berseteru panjang. Insiden penganiayaan yang melibatkan KA, pemuda asal
Desa Samajatem, Kecamatan Pagimana, dan JS, warga Dusun III, Desa Salipi,
Kecamatan Bualemo, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi
aparat kepolisian dan desa.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa
dini hari, 8 Juli 2025, sekitar pukul 01.00 Wita. KA yang saat itu sedang
melintas disebut menggeber-geber sepeda motornya, membuat JS merasa terganggu
dan emosi. Tak tahan menahan amarah, JS memukul KA dengan tangan terkepal.

Bhabinkamtibmas
Polsek Bualemo, Aiptu Aidil Fajar, menjelaskan bahwa sebelumnya pelapor (KA)
telah mencoba menyelesaikan kasus ini melalui pemerintah desa. Namun, beberapa
kali mediasi tidak membuahkan hasil.

“Penganiayaan
terjadi karena terlapor merasa terganggu dengan suara motor yang digeber. Emosi
tak terkontrol dan berujung pemukulan,” kata Aiptu Aidil.

Setelah kasus ini
cukup lama tak menemukan penyelesaian, Bhabinkamtibmas akhirnya menginisiasi
pertemuan damai yang digelar pada Selasa (29/7/2025) di Balai Desa Salipi.
Dalam mediasi yang turut dihadiri aparat desa dan tokoh masyarakat, kedua belah
pihak sepakat berdamai.

“Kami buatkan
surat pernyataan untuk kedua pihak agar tidak mengulangi perbuatan serupa di
kemudian hari,” ujar Aiptu Aidil.