More news:
Semangat Tak Pernah Pensiun: PWRI Banggai Rayakan HUT ke-63 dengan Tasyakuran Penuh Makna
banggainesia.com / Pemkab

Semangat Tak Pernah Pensiun: PWRI Banggai Rayakan HUT ke-63 dengan Tasyakuran Penuh Makna

PWRI Banggai meneguhkan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan, meski berada di masa purna tugas.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Mujiono, S.H., M.H., membacakan sambutan Bupati Banggai dalam acara tasyakuran HUT ke-63 PWRI.
Share :

LUWUK – Dalam suasana hangat dan penuh
kebersamaan, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banggai
menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-63
organisasi para pensiunan tersebut. Acara berlangsung pada Kamis malam, 24 Juli
2025, di Sekretariat PWRI Banggai.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda
Banggai, Mujiono, S.H., M.H., hadir mewakili Pemerintah Daerah dan membacakan
sambutan tertulis Bupati Banggai Amirudin. Turut hadir pula para anggota DPRD,
perwakilan Kodim 1308/LB, pimpinan OPD, serta tokoh-tokoh masyarakat dari
berbagai elemen.

Dalam sambutannya, Ketua PWRI Banggai H.
Bahtiar Pasman, B.A. – yang akrab disapa Om Tiar – menegaskan bahwa
meski telah memasuki masa pensiun, para anggota PWRI tetap memiliki semangat
serta sumbangsih pemikiran untuk mendukung arah pembangunan daerah.

“PWRI bukan hanya komunitas pensiunan,
tapi mitra pemerintah yang tetap peduli terhadap kemajuan daerah,” ujarnya.
Namun, ia juga menyampaikan keprihatinan soal kondisi sekretariat PWRI yang
masih harus menumpang. “Untung ada PMI, tempat kami bisa berkegiatan sementara.
Harapannya, ini bisa jadi perhatian Bapak Bupati,” imbuhnya.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati
Amirudin mengapresiasi PWRI sebagai rumah besar para pensiunan yang tetap aktif
dan bersinergi dengan pemerintah. Ia menyebut, tema HUT tahun ini, “Jaga
Kesehatan di Masa Senja, Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam
Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan”
, sejalan dengan semangat
kebersamaan dan kontribusi berkelanjutan.

“Masa purna tugas bukanlah akhir dari
pengabdian, melainkan awal dari fase baru untuk terus berkarya dan memberi
manfaat,” demikian kutipan sambutan Bupati.

Acara tasyakuran malam itu ditutup dengan
penyerahan trofi kepada para pemenang lomba yang sebelumnya digelar dalam
rangkaian HUT PWRI. Suasana kekeluargaan dan semangat untuk terus berkontribusi
tetap terasa hangat di tengah para wredatama yang tak pernah benar-benar
pensiun dari semangat membangun negeri.