Kasus Pengeroyokan Petani Moilong Dilimpahkan ke Polres, Keluarga Harap Proses Cepat dan Obyektif
Dugaan penganiayaan itu terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit wilayah Tetelara, Kecamatan Moilong.
BANGGAI – Perkembangan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Berahmat alias Rahmat, petani asal Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, kini memasuki babak baru. Pihak Kepolisian Sektor Toili telah resmi melimpahkan perkara ini ke tingkat Resor untuk proses penyelidikan selanjutnya.
Informasi ini dibenarkan oleh istri korban, Wati, saat dikonfirmasi Kamis, 9 Juli 2026.
“Iya, kalau lihat surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan seperti itu. Sudah dilimpahkan,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, keluarga korban berharap pemeriksaan dapat berjalan cepat dan objektif. Pasalnya, hingga saat ini pelaku masih berstatus bebas dan berkeliaran di masyarakat, padahal kejadian sudah berlangsung sejak 25 Juni lalu.
Dugaan penganiayaan itu terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit wilayah Tetelara, Kecamatan Moilong.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Rahmat mengalami kekerasan fisik usai terlibat perselisihan terkait klaim lahan dengan terduga pelaku MS.
Pelimpahan berkas ini juga disampaikan kepada pihak korban melalui kuasa hukumnya, Dr. (C) Mustakim La Dee, S.H., M.H..
Sebelumnya, pada keterangan pers tanggal 26 Juni 2026, Mustakim menjelaskan bahwa kliennya diduga dianiaya secara bersama-sama oleh sejumlah orang yang diidentifikasi sebagai karyawan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit setempat.
“Kami berharap perkara ini menjadi perhatian serius Polres Banggai dan Polda Sulawesi Tengah. Semua pihak yang diduga terlibat, baik pelaku utama, pihak yang menyuruh, maupun yang turut serta, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Mustakim.
Pilihan Untukmu
Hadiri Jambore Karang Taruna, Kapolresta Banggai Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Pengungkapan Narkotika di Jole, Polresta Banggai Amankan Sabu Seberat 30,10 Gram
Soroti Layanan RSUD Luwuk dan Karhutla, Cipayung Plus Gelar Aksi di DPRD Banggai
Waspada Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Kapolresta Banggai
Kebakaran di Morowali Utara, Tiga Lokasi Dilalap Si Jago Merah dalam Sehari
Dampak Kabut Asap, Sekolah di Banggai Diliburkan Beralih Belajar Daring
Krisis Air Bersih, Polsek Balantak Salurkan 1.100 Liter untuk Warga Talang Batu