More news:
Indonesia Tempati Posisi Pertama dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN 2025
banggainesia.com / Nasional

Indonesia Tempati Posisi Pertama dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN 2025

Angka pengangguran turun tipis dibanding tahun sebelumnya yang berada di 4,91 persen. Namun, penurunan ini belum cukup untuk menggeser posisi Indonesia dari urutan pertama di ASEAN.

Indonesia Tempati Posisi Pertama dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN 2025
Ilustrasi
Share :

JAKARTA – Indonesia kembali mencatatkan rekor yang kurang
menggembirakan di kawasan Asia Tenggara. Diketahui Indonesia masih menempati
posisi teratas sebagai negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN.
Laporan Trading Economics
yang dirilis Kamis, 14 Agustus 2025, mencatat angka pengangguran Indonesia
mencapai 4,76 persen, atau
setara dengan lebih dari 7 juta
penduduk tidak memiliki pekerjaan
.

Meski begitu, ada sedikit kabar baik: angka tersebut turun tipis
dibanding tahun sebelumnya yang berada di 4,91
persen
. Namun, penurunan ini belum cukup untuk menggeser posisi
Indonesia dari urutan pertama di ASEAN dalam hal jumlah pengangguran secara
persentase.

Besarnya tingkat pengangguran ini tak lepas dari
faktor populasi. Pada 2024, Indonesia memiliki sekitar 285 juta jiwa, menjadikannya negara dengan penduduk
terbanyak di kawasan.

Berikut daftar negara ASEAN dengan tingkat
pengangguran tertinggi hingga terendah tahun 2025 menurut Trading Economics:

1.     
Indonesia – 4,76% (Maret 2025)

2.     
Brunei
Darussalam
– 4,7% (Desember
2024)

3.     
Filipina – 3,7% (Juni 2025)

4.     
Malaysia – 3% (Juni 2025)

5.     
Myanmar – 3% (Desember 2024)

6.     
Vietnam – 2,24% (Juni 2025)

7.     
Singapura – 2,1% (Juni 2025)

8.     
Timor
Leste
– 1,6% (Desember 2024)

9.     
Laos – 1,2% (Desember 2024)

10.
Thailand – 0,89% (Maret 2025)

11.
Kamboja – 0,27% (Desember 2024)

Prediksi ke depan pun belum sepenuhnya
menggembirakan. Dana Moneter Internasional
(IMF)
dalam laporan World
Economic Outlook edisi April 2025
memproyeksikan tingkat
pengangguran Indonesia akan terus bergerak naik: 4,9 persen pada 2024, 5,0 persen di 2025, dan 5,1 persen di 2026.

IMF menyebut tren ini dipicu oleh situasi ekonomi
global yang kembali goyah setelah periode pemulihan pasca-Covid-19. Faktor
utamanya adalah kebijakan tarif impor baru yang diterapkan Amerika Serikat
mulai 2 April 2025. Kebijakan tersebut memicu ketidakpastian perdagangan dan
memperlambat aktivitas sektor riil di berbagai negara, termasuk Indonesia.