More news:
Bimtek Literasi Informasi Banggai: Dari Buku ke Digital, SDM Siap Bersaing!
banggainesia.com / Pemkab

Bimtek Literasi Informasi Banggai: Dari Buku ke Digital, SDM Siap Bersaing!

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai menggelar Bimtek Literasi Informasi bagi pustakawan, guru, dan pegiat literasi. Dibuka Asisten Setda Banggai, kegiatan ini menghadirkan narasumber Perpustakaan Nasional dan diikuti 130 peserta dari 24 kecamatan untuk memperkuat budaya literasi di era digital.

Bimtek Literasi Informasi Banggai: Dari Buku ke Digital, SDM Siap Bersaing!
Share :

LUWUK
–
Literasi informasi menjadi salah satu keterampilan penting yang harus
dimiliki masyarakat di era digital. Menjawab tantangan tersebut, Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai menggelar Bimbingan Teknis
(Bimtek) Literasi Informasi bagi pustakawan, guru, serta pegiat literasi, Rabu
(20/8/2025).

Kegiatan
yang berlangsung di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai ini
dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan komunitas.

Acara
dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai, Hj.
Nur Djalal, SH, yang hadir mewakili Bupati Banggai. Dalam sambutannya, ia
menegaskan pentingnya peran perpustakaan dan kearsipan dalam pembangunan
daerah.

“Perpustakaan dan kearsipan tidak hanya
sekadar berfungsi sebagai pelengkap dalam proses pembangunan, akan tetapi
diharapkan dapat memberi kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas SDM
yang berdaya saing serta tata kelola pemerintahan yang baik,”
ujarnya.

Menurutnya,
perpustakaan memiliki fungsi strategis sehingga bimtek literasi informasi
diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi peserta.

Sementara
itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banggai, Benyamin Pongdatu,
menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam
mengakses, mengevaluasi, memanfaatkan, serta mengelola informasi secara efektif
di era digital.

Benyamin Pongdatu

“Peserta bimtek yang berlangsung selama dua
hari ini berjumlah 130 orang, terdiri dari pustakawan, guru, dan pegiat
literasi di 24 kecamatan,”
jelasnya.

Benyamin
menambahkan, narasumber bimtek berasal dari Perpustakaan Nasional, yaitu Abrar
Nasbey, S.Kom, M.Ti dan Edithya Septiadi, S.Kom, M.Hum. Diskusi interaktif yang
terbangun menunjukkan antusiasme peserta untuk mengembangkan strategi literasi
yang lebih efektif.

Harapannya,
melalui keterampilan yang diperoleh dalam bimtek, para peserta dapat menjadi
agen perubahan dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan masing-masing.

Pemerintah
Kabupaten Banggai melalui kegiatan ini juga menegaskan komitmen dalam membangun
ekosistem literasi yang kuat. Literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis,
tetapi mencakup kecakapan berpikir kritis, memilah informasi, hingga
menggunakannya sebagai dasar pengambilan keputusan yang bijak.

Dengan
adanya bimtek ini, Banggai diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang tangguh
menghadapi derasnya arus informasi di era digital.